Kampus 4 UNIKOM, Jalan Dipati Ukur No. 112 BANDUNG
+62 22 2503054 info@ka.unikom.ac.id
Choose Your Language :      

Nilai bisnis industri telekomunikasi tumbuh 1.500 persen

Sumbangan industri telekomunikasi bagi pendapatan nasional tumbuh 1.500 persen dalam 13 tahun terakhir, namun kontribusinya bagi GDP hanya 3 persen.

"Artinya, growth nya oke tapi skalanya nggak nendang. Kita ketinggalan dibandingkan negara-negara lain. Di Asean kita di urutan 6, dikalahkan Vietnam, sebentar lagi Myanmar," ujar Dirut Telkomsel Alex J. Sinaga pada ajang Selular Award 2014, Kamis (27/3).

Menurut Alex, yang juga terpilih sebagai CEO of The Year, saat ini adalah eranya ICT, sehingga bukan hanya Indonesia tapi seluruh dunia tertantang untuk memaksimalkan ICT untuk dimanfaatkan di seluruh sektor industri.

Kalau dari sisi spektrum, tambahnya, didunia ini semua negara sama, baik lebar maupun peruntukannya.

"Menjadi PR besar untuk pelaku industri, dan regulator. Kita harus punya komitmen yang sama, yang diharapkan komandannya regulator. Kalau komandannya bagus, pasukannya nggak bagus, hasilnya tidak optimal," tuturnya.

Sementara itu, Presdir XL Hasnul Suhaimi mengatakan operator boleh berlomba mendapatkan pelanggan untuk layanan voice dan SMS.

"Tapi untuk layanan data dan digital services, perlu adanya sinergi dan kerja sama agar layanan yang diberikan bisa optimal," katanya.

Program Studi Komputerisasi Akuntansi UNIKOM, Terakreditasi B (Baik) - 014/SK/BAN-PT/Ak-XII/Dpl-III/I/2013 - Berlaku mulai dari tanggal 31 Januari 2013 s/d 31 Januari 2018