Kampus 4 UNIKOM, Jalan Dipati Ukur No. 112 BANDUNG
+62 22 2503054 info@ka.unikom.ac.id
Choose Your Language :      

Fullstack Web Developer

Untuk dapat menjadi seorang fullstack web developer kita harus menguasai teknologi frontend dan backend secara bersamaan. Hal ini tentu tidak mudah dan membutuhkan waktu yang juga tidak sebentar. Oleh karena itu, sebelum kemunculan Node.js banyak orang yang mengkhususkan diri di salah satu bidang saja. Namun, sejak Node.js diperkenalkan banyak frontend web developer yang juga mengerjakan backendnnya karena menggunakan bahasa Javascript.
Stackoverflow developer survey 2016 juga menunjukkan bahwa Javascript merupakan bahasa yang paling banyak digunakan baik itu oleh frontend web developer, backend web developer, maupun fullstack web developer.

Bagaimana saya bisa belajar?

Setelah mengetahui apa saja yang harus dikuasai oleh web developer, pembaca tentu ingin tahu bagaimana caranya belajar untuk menjadi web developer. Ada dua cara untuk belajar web development, pertama dengan belajar sendiri (otodidak) dengan menggunakan buku, tutorial online, atau video tutorial yang tersedia lewat Youtube. Situs-situs seperti Codecademy, Freecodecamp, dan tentunya CodePolitan memiliki tutorial yang berlimpah untuk membantu kita belajar web development. Namun, ada sebagian orang yang tidak dapat belajar sendiri, Ia harus dipandu dengan kurikulum yang jelas dan mentor yang berpengalaman untuk membantu mengatasi masalah yang ditemui saat belajar. Apabila pembaca merupakan salah satu orang yang tidak dapat belajar sendiri dan membutuhkan mentor, maka pembaca harus mengikuti program coding bootcamp.

Coding bootcamp merupakan kelas belajar pemrograman intensif yang biasanya diselenggarakan dalam beberapa minggu. Program ini menawarkan kurikulum yang tersusun rapi, mentor-mentor berkualitas, dan sarana yang lengkap. Beberapa penyelenggara coding bootcamp bahkan memiliki jaringan kerjasama yang siap untuk menyalurkan kita setelah lulus dari coding bootcamp.

Berbeda dengan belajar otodidak, coding bootcamp membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun pembaca tak perlu menjadikan alasan biaya sebagai penghalang belajar menjadi web developer lewat cooding bootcamp karena salah satu penyelenggara coding bootcamp, HACKTIV8, bersedia membantu kita untuk belajar web development dengan program pinjaman. Bahkan Hacktiv8 memberikan diskon 10% untuk wanita dan mahasiswa atau lulusan baru (maksimal 2 tahun).

Jadi, makin mantap untuk jadi web developer?

Program Studi Komputerisasi Akuntansi UNIKOM, Terakreditasi B (Baik) - 014/SK/BAN-PT/Ak-XII/Dpl-III/I/2013 - Berlaku mulai dari tanggal 31 Januari 2013 s/d 31 Januari 2018